JawaPos.com – Pemerintah telah mencabut kebijakan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng. Pencabutan ini pun langsung berdampak pada stok minyak goreng yang tiba-tiba melimpah, padahal sebelumnya langka. Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga menuturkan, pasokan minyak di Indonesia sebenarnya sudah melimpah ruah sejak awal. Baca juga: Gimni Usul Minyak Goreng Pakai Skema Subsidi Langsung Seperti MalaysiaDiketahui bahwa dari total produksi minyak sebesar 49 juta ton, sementara kebutuhan minyak goreng untuk pasar domestik hanya 4,9 juta ton. Baca juga: Ombudsman Bali Minta Penjual Minyak Goreng Tak Beri Syarat TambahanKata dia, sebaiknya ada pendataan dalam sistem Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk para distributor dan agen minyak goreng.
Source: Jawa Pos March 25, 2022 05:04 UTC