Jum'at, 04 November 2016 | 16:55 WIBPekerja menyelesaikan pembuatan Pesawat jenis CN, di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat, 11 Februari 2016. "Pesawat buatan PTDI akan digunakan dalam berbagai kondisi seperti pada bencana alam, evakuasi medis dan lain-lain," katanya saat melihat 2 pesawat pesanan Filipina di kompleks pabrik pesawat PT Dirgantara Indonesia di Bandung, Jumat, 4 November 2016. Menurut Raymundo, negaranya menjatuhkan pilihan pada pesawat NC212i produksi PT Dirgantara itu karena harganya kompetitif. Filipina menjatuhkan pilihan pada pesawat produksi PT Dirgantara karena pesawat NC212 memiliki fasilitas Ramp Door, atau pintu besar di bagian belakang pesawat. PT Dirgantara saat ini merupakan satu-satunya produsen pesawat NC212 setelah Airbus Defence and Space menyerahkan sepenuhnya fasilitas produksi pesawat miliknya di Spanyol pada PT Dirgantara.
Source: Koran Tempo November 04, 2016 09:56 UTC