REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memandang penting adanya fikih jurnalistik dan fikih komunikasi. Artinya, fikih jurnalistik dan komunikasi lebih tepat dikatakan untuk memperkaya kode etik jurnalistik yang sudah ada. Usman mengatakan, fikih jurnalistik dan fikih komunikasi untuk melengkapi dan memperkaya kode etik jurnalistik yang sudah ada. Barangkali dengan adanya fikih jurnalistik akan bisa lebih memperkaya dan memperkuat kode etik jurnalistik yang sudah ada. Adanya fikih jurnalistik dan fikih komunikasi, dikatakan dia, sebagai bagian literasi masyarakat.
Source: Republika February 21, 2017 12:56 UTC