Sejak digelar tiga hari lalu, event tersebut mampu mengumpulkan transaksi business matching mencapai Rp 18,99 triliun. Dari Jatim, kami arahkan bagaimana supaya event syariah ini bisa mengundang lebih banyak UMKM, pembelian sukuk, dan business matching mulai skala nasional hingga internasional,” ujar Dody. Jatim diharapkan tetap menjadi salah satu provinsi yang unggul dalam pengembangan ekonomi syariah, selain Aceh dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan kesempatan business matching kali ini, Dhias berharap perseroan bisa menyasar potensi bisnis payroll dan pembiayaan yang lebih luas. Pencapaian Fesyar*Jumlah pengunjung : 15.042 orangJumlah transaksi di booth : Rp 50,43 miliarNilai business matching : Rp 18,99 triliunPembiayaan : Rp 12,59 triliunDPK : Rp 4,4 triliunSukuk : Rp 2 triliunKeterangan: *Sampai Jumat pagi (8/11)
Source: Jawa Pos November 09, 2019 10:58 UTC