CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mengalokasikan anggaran sekitar Rp.200 miliar untuk pembangunan satu SMA Unggul Garuda Baru. Sementara itu anggaran yang sangat fantastis tersebut difokuskan pada pembangunan fisik sekolah sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan menengah berkualitas dan berdaya saing global. Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemendikti Saintek, Ardi Findyartini, mengatakan, besaran anggaran pembangunan setiap sekolah dapat berbeda-beda, menyesuaikan kondisi dan karakteristik masing-masing wilayah. “Biaya pembangunan per sekolah sebetulnya bervariasi karena masing-masing lokasi memiliki faktor tertentu, seperti demografi dan lain sebagainya, sehingga kisarannya sekitar Rp.200 miliar untuk pembangunannya saja,” ujar Ardi dalam agenda seleksi SMA Unggul Sekolah Garuda Baru di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026) seperti dikutib dari Jawapos.com. Menurut Stella, pemerintah membuka rekrutmen untuk empat Sekolah Garuda baru yang akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026–2027.
Source: Jawa Pos February 19, 2026 02:11 UTC