REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, menilai pentingnya percepatan sektor manufaktur dan pertanian untuk memastikan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih resilien dan berkelanjutan. Dalam tiga tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan sektor manufaktur dan pertanian masing-masing tercatat sebesar 4,8 persen dan 2,4 persen. Asmoro memperkirakan, jika sektor pertanian mampu tumbuh hingga 4 persen, potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa menembus level di atas 5,5 persen. Lebih lanjut, Asmoro juga menekankan bahwa percepatan sektor manufaktur dan pertanian dapat meningkatkan pasokan devisa negara. Komoditas pertanian seperti kopi, kakao, kelapa, cengkeh, dan pala, yang memiliki orientasi ekspor kuat, menjadi andalan Indonesia di pasar global.
Source: Republika February 26, 2026 10:47 UTC