KAIRO, KOMPAS.com - Seorang ulama Mesir segera diadili karena dituduh menistakan agama dengan menyebut umat Kristen dan Yahudi sebagai kafir dan tak akan masuk ke Surga. Salem Abdel-Galeel, yang juga mantan wakil menteri di Kementerian Agama dan Wakaf ini menyampaikan pernyataannya dalam sebuah program keagamaan yang diasuhnya di stasiun televisi Mehwar. Abdel-Galeel juga mengkritik ulama lain yang menyebut umat Kristen dan Yahudi bukanlah kafir dan mereka juga memiliki peluang yang sama untuk diterima di Surga. Pernyataan Abdel-Galeel itu dikecam manajemen Mehwar serta para pejabat kementerian agama dan wakaf Mesir. Kementerian Agama dan Wakaf, tempat Abdel-Galeel pernah bekerja, adalah institusi yang mengelola ribuan masjid yang ada di Mesir.
Source: Kompas May 14, 2017 03:12 UTC