JawaPos.com – Menginjak usia 9 tahun, Gojek langsung tancap gas meski ditinggal sang pendiri Nadiem Makarim yang undur diri setelah ditunjuk sebagai Mendikbud. Co-CEO Gojek Andre Soelistyo menegaskan, strategi bisnis ke depan akan bertumpu pada empat hal. Yakni, peningkatan kepuasan pelanggan, keberlanjutan bisnis, fokus menjadi perusahaan global lewat ekspansi ke berbagai negara, dan upaya mewujudkan Gojek sebagai tempat kerja berkelas dunia. Andre berharap layanan Gojek di Indonesia juga dapat digelar di negara lain. —KONTRIBUSI GOJEK PADA PEREKONOMIANProduk | EstimasiGofood Rp | 18 triliunGoride Rp | 16,5 triliunGocar Rp | 8,5 triliunGolife Rp | 1,2 triliunSumber: LD FEB UI
Source: Jawa Pos November 04, 2019 04:41 UTC