Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati membeberkan penyebab bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi langka. Berdasarkan data perusahaan, penyaluran solar bersubsidi untuk sektor retail hingga Februari 2022 mencapai 2,49 juta kiloliter atau over kuota sebanyak 10 persen. Selain itu, masalah kelangkaan didorong oleh disparitas harga yang semakin lebar antara solar bersubsidi dan non-subsidi karena naiknya harga acuan minyak dunia. Adanya gap harga membuat penjualan solar bersubsidi diduga bocor ke industri besar. Dia mengatakan pemerintah perlu membuat beleid yang mengatur secara rinci konsumen BBM solar bersubsidi.
Source: Koran Tempo March 28, 2022 23:54 UTC