REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan komitmennya membersihkan oknum yang memanfaatkan proyek-proyek besar di lingkungan perseroan, termasuk Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Komitmen itu disampaikan Simon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama jajaran subholding Pertamina, Rabu (11/2/2026). RDMP Balikpapan menjadi sorotan karena dinilai krusial untuk mengurangi ketergantungan impor BBM serta meningkatkan kualitas produksi hingga standar Euro 5. Infrastruktur terintegrasi RDMP Balikpapan telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto beberapa saat lalu. Dalam rapat tersebut, Komisi VI DPR RI meminta Pertamina memperkuat mitigasi risiko disrupsi bisnis, memaksimalkan rantai pasok kilang dan logistik, serta mempercepat sinergi pengambilan keputusan.
Source: Republika February 12, 2026 14:45 UTC