Advertisement(UWA)Jenewa: Delegasi Indonesia menekankan bahaya produk yang mengandung merkuri pada Conference of the Parties ke-5 (COP-5) Konvensi Minamata. Hal ini mendorong negara pihak lain yang masih mengggunakan dental amalgam untuk segera menghapus.Selain itu, Indonesia juga mendukung pengaturan terhadap isu-isu di atas untuk dapat dilaksanakan pada level nasional. KLHK akan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan BPOM untuk mengontrol peredaran produk-produk yang mengandung merkuri. "Di Konvensi Minamata ini kami ingin mewujudkan Indonesia bebas dari merkuri dan membuat merkuri sebagai sejarah masa lalu atau make mercury history," kata dia.Pertemuan COP-5 Konvensi Minamata berlangsung selama lima hari hingga 3 November 2023. Pertemuan COP-5 Konvensi Minamata ini sekaligus memperingati 10 tahun diadopsinya konvensi ini dan dihadiri 147 negara anggota.
Source: Media Indonesia October 31, 2023 05:29 UTC