Sebab, selain stok plasma darah yang dimiliki Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jatim masih terbatas, jumlah relawan yang sudah mendonorkan plasmanya sedikit. Ketua GTPP Covid-19 Jatim Rumpun Tracing dr Kohar Hari Santoso menyatakan, penyembuhan pasien lewat convalescent plasma masih terbatas. Sebab, meski sudah ada 22 orang relawan yang siap menyumbangkan plasma darah, hingga saat ini baru dua orang yang sudah bisa donor. Caranya, memasukkan plasma darah pasien sembuh ke pasien yang dirawat. Berdasar hasil GTPP Covid-19 Jatim, makin tingginya jumlah pasien sembuh tak terlepas dari deteksi dini yang dilakukan gugus tugas.
Source: Jawa Pos June 14, 2020 09:45 UTC