REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR— Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan pemerintah Malaysia masih mempelajari pembentukan Dewan Perdamaian Gaza oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Anwar di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa 20/1/2025), menyatakan Malaysia secara umum mendukung segala langkah menjamin perdamaian di Gaza, namun terkait pembentukan dewan tersebut, pemerintah Malaysia masih mengkaji siapa saja pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Pada dasarnya, kami mendukung langkah-langkah yang bertujuan menjamin perdamaian. Namun, kami juga memiliki beberapa pandangan terkait pembentukan komite semacam itu serta pihak-pihak yang terlibat di dalamnya," kata Anwar. Warga mencoba memperbaiki tenda yang hancur diterpa badai di di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, 9 Januari 2026.
Source: Republika January 20, 2026 15:22 UTC