Secara nominal, denda yang UE tetapkan untuk Google tersebut memecahkan rekor baru. Namun, jika dibandingkan dengan nilai pendapatan Google setelah memiliki perusahaan induk Alphabet Inc, denda itu hanya sekitar 3 persennya. Atas keputusan tersebut, Google bisa mengajukan banding. Margrethe Vestager, pejabat UE yang mengurusi kasus Google, mengimbau Google menerima keputusan itu dengan legawa. Saat seorang pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan ritel dan belanja, Google hanya akan menampilkan nama-nama yang punya kerja sama dengan mereka.
Source: Jawa Pos June 28, 2017 12:33 UTC