Defisit APBN Januari 2026 Capai Rp54,6 Triliun - News Summed Up

Defisit APBN Januari 2026 Capai Rp54,6 Triliun


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Defisit APBN mencapai Rp54,6 triliun hingga akhir Januari 2026 atau setara 0,21 persen dari produk domestik bruto. “Defisit APBN masih sangat terkendali dan berada dalam koridor desain APBN 2026,” kata Purbaya Yudhi Sadewa, dalam taklimat media APBN KiTa Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). Penerimaan pajak mencapai Rp116,2 triliun atau tumbuh 30,7 persen, sedangkan bea dan cukai turun 14 persen menjadi Rp6,7 triliun, serta penerimaan negara bukan pajak tercatat Rp33,9 triliun. Defisit keseimbangan primer tercatat Rp4,2 triliun, sementara pemerintah memastikan pembiayaan dilakukan secara terukur untuk menjaga stabilitas fiskal. “Secara keseluruhan, APBN 2026 tetap berfungsi optimal sebagai shock absorber dan motor penggerak ekonomi, dengan pendapatan yang tumbuh positif, belanja yang terakselerasi, serta defisit yang tetap terkendali.


Source: Republika February 23, 2026 09:01 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */