Senin, 23 Januari 2017 | 17:38 WIBTiga seniman melakukan aksi teatrikal di makam Tan Malaka Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Rabu 23 November 2016. Tempo/Hari Tri WasonoTEMPO.CO, Kediri - Gerakan menolak pemindahan makam pahlawan nasional Tan Malaka oleh warga Kabupaten Kediri makin menguat. Gerakan menolak pemindahan makam Tan Malaka dari Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri terus bermunculan sejak Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat menyatakan akan memboyong makam Ibrahim Datuk Tan Malaka ke tanah kelahirannya. Baca juga:Jasad Tan Malaka Akan Dikubur Dekat MasjidSoal Pemindahan Jasad Tan Malaka, Keluarga Belum SolidBeberapa diantaranya adalah Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Kediri hingga komunitas supporter kesebelasan Persik Kediri yang menuntut Pemerintah Kabupaten Kediri mempertahankan makam Tan Malaka. Menyikapi hal itu, pegiat Tan Malaka Institut yang juga tim delegasi penjemputan jasad Tan Malaka, Habib Monti justru mengaku senang atas penolakan itu.
Source: Koran Tempo January 23, 2017 10:36 UTC