REPUBLIKA.CO.ID, DOHA— Perubahan cuaca yang ekstrem pada Selasa (20/1/2026) menyebabkan diberlakukannya jam malam di Libya dan penutupan sekolah pada hari Rabu di kota Erbil, Irak. Selain itu, sejumlah peringatan juga dikeluarkan di negara-negara Arab lainnya untuk berhati-hati terhadap angin kencang, salju, debu, dan kabut. Hal ini berdasarkan pernyataan resmi dari Libya, Irak, Lebanon, Suriah, Aljazair, Maroko, Yordania, Mesir, Qatar, Arab Saudi, dan Bahrain. LibyaKomite Darurat yang dibentuk oleh pemerintah Libya yang berasal dari Dewan Perwakilan Rakyat di Libya timur, pada Selasa, memberlakukan jam malam menyeluruh. Badai Pasir, ilustrasi - (Dok MCH) Badai Pasir, Rombongan Jamaah Menuju Bandara Diminta Berhenti - (Dok MCH)Loading...
Source: Republika January 22, 2026 04:29 UTC