TEMPO.CO, Jakarta - Ahmad, 36 tahun, salah satu pedagang Pasar Ceger, Tangerang Selatan enggan menjual minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita. Pasalnya, kata dia, distributor Minyakita menerapkan pembelian bersyarat berupa paket atau bundling dengan produk lain yang tidak laku di pasaran. Menurut dia, semua distributor Minyakita melakukan mekanisme penjualan seperti itu. Sebelum diterapkan sistem bundling itu, kata Ahmad, harga Minyakita sudah tinggi hingga Rp 17.000 per liter. Sejak distributor terus menerapkan sistem bundling, Ahmad berujar tak ada lagi pedagang di Pasar Ceger yang menjual Minyakita.
Source: Koran Tempo February 13, 2023 01:14 UTC