Hal itu diwujudkan melalui Gerakan Santri Bermasker yang dicanangkan pada Kamis (25/2). Acara tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI I.N.G. ”Memang di Jawa Timur ini pesantren-pesantren dengan jumlah santri ribuan itu cukup besar dan cukup banyak. Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, pencanangan Gerakan Santri Bermasker itu merupakan bagian penting dalam penanganan dan pencegahan wabah Covid-19 di Jatim. Kapolda yakin dengan jumlah pesantren dan santri di Jawa Timur yang mencapai ribuan bisa memutus mata rantai penularan Covid-19.
Source: Jawa Pos February 25, 2021 09:00 UTC