(Antara/Cindy Frishanti)UKRAINA memerlukan dana sekitar US$588 miliar (setara Rp9.890 triliun) untuk memulihkan kerusakan akibat empat tahun perang menghadapi Rusia. Angka itu hampir tiga kali lipat dari proyeksi produk domestik bruto (PDB) Ukraina pada 2025. “Kebutuhan pemulihan dan rekonstruksi kini diperkirakan mencapai US$587,7 miliar dalam rentang 10 tahun, setara hampir tiga kali PDB Ukraina pada 2025,” demikian isi laporan tersebut. Kenaikan dipicu gelombang serangan Rusia selama musim dingin yang menghantam infrastruktur energi Ukraina, menyebabkan jutaan warga kehilangan akses listrik dan pemanas. Setelah periode itu, Rusia kembali melancarkan serangan besar ke jaringan energi Ukraina, termasuk rentetan rudal dan drone yang menghancurkan sejumlah pembangkit listrik.
Source: Media Indonesia February 24, 2026 07:06 UTC