REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meminta warga sipil di negara-negara Timur Tengah untuk menjauhi tempat-tempat di mana pasukan militer Amerika Serikat (AS) ditempatkan demi keselamatan mereka sendiri. "Jauhi area di mana pasukan Amerika berada, supaya tidak menjadi korban," demikian pernyataan IRGC yang disiarkan media nasional Iran, Jumat (27/3/2026). Korps militer Iran tersebut kemudian mengungkapkan rencananya untuk menemukan dan menghabisi personel militer Amerika yang memanfaatkan masyarakat sipil sebagai tameng. Mereka juga berkata bahwa pasukan Amerika "membunuh rakyat sipil Iran secara keji". Pada 28 Februari lalu, Amerika dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.
Source: Republika March 28, 2026 02:49 UTC