JAKARTA, KOMPAS.com - Potensi pecahnya kerangka kerja sama regional Eropa akibat Brexit memunculkan pertanyaan bagi bentuk integrasi regional lainnya. Salah satunya bagi kerangka kerja sama regional sepuluh negara Asia Tenggara (ASEAN), dengan Indonesia termasuk di dalamnya. Namun berbeda dengan Uni Eropa (EU), bentuk kerja sama ASEAN yang lebih "longgar" kini justru dilihat sebagai kekuatan bagi anggota-anggotanya. Menurutnya, Brexit salah satunya terjadi karena aturan integrasi terlalu kuat ke UE. Baca juga: UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-MiliterisasiHal itu berbeda dengan nilai yang diusung dalam ASEAN.
Source: Kompas December 14, 2020 14:13 UTC