REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA, – Persebaya harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-1 pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu malam. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai para pemainnya bermain kurang tenang di babak pertama sehingga mempengaruhi hasil akhir pertandingan. Bhayangkara mampu memaksimalkan dua peluang menjadi gol meski hanya memiliki dua tembakan ke gawang pada babak pertama. Pelatih asal Portugal tersebut juga menyoroti dominasi Bhayangkara di lini tengah serta ketidakmampuan pemain Persebaya memenangkan bola-bola kedua di area depan. Ia juga menyebut pertandingan yang sering terhenti akibat lawan mengulur waktu, namun menegaskan bahwa kekalahan bukan disebabkan keputusan wasit, melainkan efektivitas Bhayangkara dalam mencetak gol.
Source: Republika February 14, 2026 19:00 UTC