Menurut Imam Syafi'i dan Imam Abu Hanifah, dalam kitab Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid karya Ibnu Rusyd, apabila seseorang melakukan hubungan intim saat sedang berpuasa karena lupa maka ia tidak wajib mengqadha puasanya. Ia juga tidak wajib membayar kafarat sama sekali. Adapun ulama-ulama mazhab yang berpendapat seperti ini, antara lain Hasan al- Bashri, Mujahid, Abu Hanifah, Ishak, Abu Tsaur, Dawud, dan Ibnu al-Mundzir. Menurut Imam Ahmad, serta ulama-ulama dari mazhab Imam Malik, yang bersangkutan hanya wajib mengqadha dan tidak wajib membayar kafarat. Sementara itu, ulama-ulama dari mazhab Zhahiri, berpendapat mereka wajib mengqadha sekaligus membayar kafarat.
Source: Republika February 23, 2026 16:48 UTC