Bentrok di Myanmar, Kemenlu: ASEAN Pegang Prinsip Non-IntervensiSejumlah warga negara Amerika Serikat mengikuti parade ASEAN di Silang Monas, 27 Agustus 2017. TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menyatakan ASEAN mendukung Myanmar dalam proses demokrasi, rekonsiliasi, dan pembangunan dengan memegang prinsip non-intervensi. "Kita ASEAN memberikan dukungan kepada Myanmar dalam proses transisi demokrasi mereka. "Keunggulan ASEAN di sini adalah kita bisa bersama-sama kerja tanpa harus perlu menunjuk atau finger pointing," kata Armanatha. Saat ini ada sekitar 400.000 etnis Rohingya di Bangladesh.
Source: Koran Tempo August 27, 2017 11:49 UTC