Dari total kerugian tersebut, sektor infrastruktur paling banyak terdampak bencana dengan kerugian mencapai Rp 14,16 triliun. “Total kerusakan yang tercatat mencapai Rp 15,63 triliun, sementara total kerugian Rp 17,91 triliun,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi, di Kota Padang, Jumat (16/1/2026). Selanjutnya, sektor ekonomi menunjukkan kerusakan sebesar Rp 813 miliar dengan kerugian Rp 1,46 triliun yang berdampak terganggunya aktivitas ekonomi, dan mata pencaharian masyarakat. Di sektor sosial, kerusakan tercatat Rp 347 miliar dan kerugian Rp 255 miliar. Dari 16 kabupaten dan kota yang terdampak bencana, kerusakan dan kerugian paling besar dialami Kabupaten Agam dengan total Rp 10,49 triliun, disusul Kabupaten Padang Pariaman Rp 5,48 triliun, dan Kota Padang sebesar Rp 4,88 triliun.
Source: Republika January 16, 2026 03:31 UTC