(freepik)WAKIL Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menyebut puasa Ramadan 2026 kemungkinan besar mengalami perbedaan di kalangan umat Islam Indonesia. Menurut Cholil, sebagian pihak menggunakan metode hisab dengan kalender global dalam menentukan awal Ramadan 2026. Baca juga : Kapan Puasa 1 Ramadan 2026? Baca juga : Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Ini Perbedaan Jadwal Muhammadiyah dan PemerintahCholil menekankan agar potensi perbedaan awal puasa 2026 tidak menimbulkan gesekan yang dapat merusak ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama Muslim.
Source: Media Indonesia February 17, 2026 02:37 UTC