REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Kondisi Bandara Inetrnasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, dinilai membebani keuangan Pemprov Jabar. Dengan dukungan anggaran hingga Rp 100 miliar per tahun, bandara tersebut dinilai tidak memberikan keuntungan. KDM pun bertanya kepada Kepala Bappeda Jabar, Dedi Mulyadi, mengenai kemungkinan menghentikan pembiayaan Bandara Kertajati. Berdasarkan pantauan Republika, Rabu (7/1/2026) siang, suasana bandara terasa sepi tanpa adanya satupun aktivitas penerbangan. Bahkan, semakin masuk ke dalam ruangan, suasana cukup gelap akibat minim penerangan.
Source: Republika January 08, 2026 10:13 UTC