REPUBLIKA.CO.ID,TEL AVIV —Iran membantah adanya pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) terkait Selat Hormuz. Iran menuding penyampaian Trump tersebut keculasan baru untuk tetap melakukan penyerangan ke Iran. Iran menuding Trump mengulur-ulur waktu dengan penyampaian untuk meredakan gejolak pasar yang ditimbulkan dari krisis energi yang terjadi akibat agresi Zionis-AS ke Iran. “Iran menyampaikan pernyataan Trump adalah bagian dari upaya untuk menurunkan harga energi dan mengulur waktu untuk tetap melaksanakan rencana militernya,” begitu tulis Anadolu. “Kementerian Luar Negeri Iran membantah dan mengatakan tidak ada dialog antara Teheran dan Washington,” begitu dalam berita Aljazirah.
Source: Republika March 24, 2026 02:52 UTC