Refi juga menuturkan, kondisi banjir rob malam ini lebih tinggi dari biasanya, semenjak kejadi banjir yang mulai terjadi sejak beberapa hari sebelumnya, tepatnya dua hari menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H.“Setiap hari warga Eretan dilumpuhkan dengan datangnya banjir rob yang bisa sehari dua kali menggenangi rumah-rumah-rumah,” paparnya. Lebih lanjut, Refi juga berharap segera ada tindakan nyata dari pemerintah terkait bencana alam banjir rob yang sudah berhari-hari melumpuhkan Eretan itu. Ibu yang sehari-hari mengurus balita ini setiap harinya berjuang mengahadapi banjir rob yang hampir setiap hari merendam rumahanya. Setiap hari kami harus dihadapkan dengan banjir rob, pemerintah tolong, kami sudah sangat menderita,” ujar Juju sambil menangis. Karena banjir rob ini sudah sangat menyusahkan warga yang ada di kawasan pesisir pantai utara,” ujarnya.
Source: Jawa Pos June 03, 2020 14:03 UTC