Aksi tersebut dalam rangka mendukung Iran dan menegaskan solidaritas Islam dengan ketentuan bahwa hal itu dilakukan sesuai dengan waktu dan tempat yang ditentukan oleh panitia penyelenggara. "Serangan terhadap Iran merupakan agresi yang tidak adil, terang-terangan, dan kriminal terhadap negara Muslim tanpa alasan yang dapat dibenarkan," kata dia dikutip Aljazeera, Ahad (1/3/2026). Dia menegaskan serangan tersebut menargetkan rakyat Iran, lembaga-lembaga resminya, dan sistem Islamnya, dan menurutnya, serangan tersebut meluas hingga mencakup sekolah dasar untuk anak perempuan, yang mengakibatkan puluhan siswi menjadi korban jiwa. Orang-orang memegang poster saat melakukan aksi protes terhadap serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Iran, di Columbus Circle, New York, New York, AS, 28 Februari 2026. Israel dan militer AS melakukan serangan gabungan yang menargetkan sejumlah lokasi di Iran pada dini hari 28 Februari 2026, yang segera memicu demonstrasi di berbagai kota di AS.
Source: Republika March 01, 2026 05:16 UTC