Semarang, Beritasatu.com - Balai Kota Semarang dan beberapa pasar tradisional di ibu kota Jawa Tengah itu, menjadi klaster baru penyebaran virus corona (Covid-19). Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, ASN yang positif Covid-19 di lingkungan Pemkot Semarang didapat dari hasil tes swab yang dilakukan beberapa waktu lalu. Wali kota yang biasa disapa Hendi ini mengatakan, keseluruhan ASN yang positif Covid-19 tersebut saat ini kondisinya baik-baik saja dan menjalani karantina mandiri. Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam mengatakan, pasar pertama yang menjadi klaster yakni Pasar Rejomulyo yang ditemukan 26 orang pedagang positif Covid-19. Kemudian disusul penutupan tiga pasar selama tiga hari yakni Prembaen, Jati, dan Karimata pada 3 Juni 2020 karena ditemukan pedagang positif corona.
Source: Suara Pembaruan June 14, 2020 10:18 UTC