REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Sementara itu, di tengah meningkatnya ketegangan antara Hamas dan Pemerintah Palestina, Presiden Palestina Mahmoud Abbas diberitakan akan bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara. Dilansir The Jerusalem Post, Pejabat Senior Fatah, Jibril Rajoub mengatakan pertemuan dengan Erdogan diharapkan dapat menghasilkan hal positif untuk mengakhiri perpecahan di Palestina. Selama ini Turki merupakan sekutu dekat Hamas dan telah mengirim jutaan dolar untuk membantu Gaza dalam 10 tahun terakhir. Hamas dan Mesir bertemu beberapa kali untuk mendiskusikan peningkatan situasi keamanan di perbatasan Gaza-Mesir, perbaikan ekonomu Gaza dan banyak isu lain. Dengan meningkatnya hubungan Hamas dengan Mesir, belum diketahui apakah Turki masih berperan dalam posisinya membantu rekonsiliasi Palestina.
Source: Republika August 27, 2017 13:41 UTC