REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) seperti dikutip Al Mayadeen, pada Senin (2/3/2026) mengumumkan bahwa rudal mereka berhasil menghantam kantor Perdana Menteri Israel. Namun demikian, IRGC belum memastikan apakah Benjamin Netanyahu ikut menjadi korban dalam gelombang serangan ke-10 itu. "Kantor dari rezim zionis kriminal Perdana Menteri dan lokasi dari Komandan Angkatan Udara dari rezim angkatan bersenjata ini menjadi target dan terhantam parah oleh serangan kejutan rudal Kheibar dari gelombang ke-10 angkatan bersenjata Republik Islam Iran," demikian keterangan resmi IRGC dikutip The Cradle. Dalam kalimat selanjutnya, IRGC mengatakan, "Nasib dari Perdana Menteri dari rezim zionis belum diketahui. Serangan sukses rudal Iran ke wilayah pendudukan dalam gelombang ke-10 fokus pada kantor pemerintahan rezim zionis; capaian dari serangan dan informasi tambahan akan diumumkan kemudian."
Source: Republika March 02, 2026 14:20 UTC