Fungsi intermediasi BPR dan BPRS di Jatim cukup baik. Kinerja positif perbankan di Jawa Timur tersebut menurutnya tidak terlepas dari peran serta industri BPR dan BPRS yang pertumbuhan aset, DPK, dan kreditnya masing-masing mencapai 8,59 persen, 11,37 persen dan 4,96 persen (yoy). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Direksi dan Komisaris dari 116 BPR dan 13 BPRS di bawah pengawasan Kantor Regional 4 Jawa Timur. Itu tercermin pada rasio NPL/F masing-masing 7,58 persen dan 9,24 persen. Oleh karena itu, komitmen pemegang saham untuk mendukung kecukupan modal dan pengembangan bisnis BPR dan BPRS sangat penting bagi keberlangsungan usahanya.
Source: Republika May 03, 2018 10:30 UTC