Demikian ditulis oleh Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Djoko Santoso, pada Senin (3/1) di mediaindonesia.comPada Rabu (5/1) lalu, penulis bersama rekan kerja dari BPP Kecamatan IV Nagari, Sijunjung melakukan temu teknis penyuluh perdana 2022 bertempat di Saung Usaha Bersama, Salayo, Solok. Pisang Kepok Tanjung merupakan inovasi Balitbu Tropika yang diminati masyarakat karena produksinya tinggi (20-30 ton/ha) dan toleran terhadap layu fusarium. Keltan Serba Usaha disamping telah mengembangkan varietas unggul durian, juga telah ditetapkan sebagai penangkar benih Pisang Kepok Tanjung. Pisang Kepok Tanjung saat ini membutuhkan produksi 60 ton/bulan guna menghasilkan tepung 10 ton/bulan untuk ekspor ke Jepang, demikian diutarakan Dr. Ellina Mansyah selaku Kepala Balitbu Tropika dikutip dari sinartani.com (11/4/2021). Dalam satu tandan, Pisang Kepok Tanjung menghasilkan 10-12 sisir dengan jumlah 150-175 buah dengan bobot hampir 35 kg.
Source: Media Indonesia January 20, 2022 01:57 UTC