Menurutnya, keempat individu satwa yang dilepasliarkan merupakan satwa hasil serahan masyarakat selama kurun waktu bulan Maret sampai dengan Juli 2023 yang dititiprawatkan di Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Punti Kayu, Kota Palembang, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. “Sebelumnya kami lakukan cek dan perawatan kesehatan satwa, apakah telah sehat secara fisik dan bebas dari penyakit, serta pemeriksaan sifat atau karakter liar satwa,” kata Ujang, Rabu. Elva, Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem dan Perubahan Iklim Dinas Kehutanan Sumatra Selatan, mengatakan pihaknya menyambut baik dan sangat mengapresiasi BKSDA Sumatra Selatan dalam melakukan pelepasliaran satwa. Antisipasi Siklus Kemarau Empat Tahunan di Provinsi Rawan KarhutlaKalimantan Selatan perlu mengantisipasi siklus kemarau empat tahunan pada tahun ini. Kejadian kebakaran hutan dan lahan berskala besar pada 2015 dan 2019 diharapkan tidak terulang pada 2023.
Source: Koran Tempo July 26, 2023 11:11 UTC