Luncuran awan panas dari puncak Gunung Merapi terlihat dari Balerante, Klaten, Jawa Tengah, Senin (18/2/2019). ANTARA FOTO/Agus SarnyataTEMPO.CO, Jakarta - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mendeteksi luncuran awan panas yang cukup jauh dari kawah Gunung Merapi pada Kamis petang, 25 Februari 2021. Awan panas guguran ini lebih jauh dibanding kejadian-kejadian sebelumnya yang rata-rata lontarannya mencapai rentang jarak 1.000 meter dari puncak. Pada Kamis petang, luncuran awan panas terekam di seismogram dengan amplitudo 51 milimeter dan durasi 175 detik. Selang dua jam sebelumnya, BPPTKG juga mendeteksi awan panas guguran terjadi satu kali pada pukul 16.52 WIB dengan tinggi kolom yang juga tak teramati.
Source: Koran Tempo February 25, 2021 13:18 UTC