Seorang awak kapal yang selamat, Syahril, masinis IV TB Charles, bercerita, awal kejadiannya pada Selasa, 21 Juni 2016 sekitar pukul 12.30 waktu setempat, kelompok pertama naik ke kapal. "Awalnya kapal itu kami kira kapal nelayan biasa, tapi pada jarak sekitar 20 meter dari kapal baru ketahuan mereka perompak, mereka menodongkan senjata," cerita Syahril. (Baca: 4 Sandera WNI Bebas, Kesehatannya Akan Diperiksa di RSPAD)Yang unik pada drama perompakan kedua, sebelum membawa sandera, perompak sempat meminta 10 awak kapal membaca dua kalimat syahadat. Ditodong senjata laras panjang, kapal tak bisa kabur karena masih menggandeng tongkang Robby 152. Tiga awak kapal yang dibawa pertama adalah Kapten Fery Arifin, Edy Suryono, dan M. Mahbrur Dahri.
Source: Koran Tempo June 29, 2016 18:00 UTC