© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO fotoTEMPO.CO, Jakarta - Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic terkatung-katung di bandara Tullamarine, Melbourne, Australia, setelah mendarat dari Dubai. Pemerintah lokal negara bagian Victoria, lokasi Australia Open berlangsung, sempat menyatakan tidak akan menerima aplikasi kedatangan Djokovic, membuat nasibnya kini berada di pemerintah federal dan Perdana Menteri Scott Morrison. "Saya baru saja menyudahi pembicaraan telepon dengan Novak Djokovic. Perdana Menteri Australian Scott Morrison bahkan sempat mengancam apabila Djokovic tidak dapat memberikan alasan yang cukup terkait pengeculiannya, dia akan dipulangkan. Seharusnya tidak ada perlakuan khusus terhadap Novak Djokovic sama sekali.”
Source: Koran Tempo January 06, 2022 05:25 UTC