TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti dari University of Colorado Boulder, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa es yang mencair di Arktik Kanada memperlihatkan daratan yang tersembunyi selama 40 ribu tahun. Sampel tanaman yang baru terpapar yang dilestarikan pada lanskap kuno ini dapat mengetahui kapan es terakhir naik di lokasi itu," kata Pendleton. Pengamatan sebelumnya menunjukkan bahwa dedaunan bisa terurai dari lingkungan setelah lapisan es pelindung hilang, baik akibat lelehan di musim panas atau salju yang tertiup angin di musim dingin. Total keseluruhan, tim mengumpulkan 48 sampel tanaman dari 30 lapisan es di Pulau Baffin, yang digunakan untuk membantu mengkonfirmasi usia dan sejarah lapisan es. Analisis di laboratorium menunjukkan bahwa tanaman di semua 30 lapisan es kemungkinan telah diawetkan dalam lapisan es konstan selama 40.000 tahun terakhir, atau bahkan lebih lama.
Source: Koran Tempo January 29, 2019 08:37 UTC