Diskusi penetapan awal Ramadhan 1447 H tidak semata urusan kalender hijriah tahunan, melainkan ruang perdebatan metodologis yang mencerminkan relasi kompleks antara sains astronomi, otoritas keagamaan, dan kebijakan negara. Sebaliknya, rukyat hilal menekankan observasi langsung sebagai landasan syar’i dengan merujuk pada praktik Nabi dan tradisi klasik fiqh Islam. Untuk Ramadhan 1447 H, peta visibilitas hilal global menunjukkan bahwa konjungsi bulan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 waktu universal. Melalui Kalender Ummul Qura, pemerintah Saudi menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026. Ramadhan 1447 H kembali mengajarkan bahwa waktu ibadah bukan hanya soal melihat langit, tetapi juga tentang bagaimana umat Islam memaknai pengetahuan, tradisi, dan otoritas.
Source: Republika January 11, 2026 12:26 UTC