Antrean Panjang Urus E-KTP di Kabupaten Bekasi, Praktik Percaloan Merajalela[BEKASI] Antrean panjang nomor urut mengurus perekaman data elektronik KTP (E-KTP) di kantor Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dimanfaatkan calo untuk mencari keuntungan. "Saya membayar calo untuk mempersingkat antrean," kata Bayu (29), warga Perumahan Grandwisita, Desa Lambanjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (22/9). Bayu mengatakan, nomor urut antrean yang diatur petugas kecamatan, sangat gampang diganti oleh seorang wanita yang setiap hari berada di Kantor Kecamatan Tambun Selatan, di Jalan Diponegoro, Tambun Selatan,"Dia mengaku sebagai petugas kecamatan yang memanggil antrean," ujar Bayu. Sementara warga yang datang ke kantor Kecamatan Tambun Selatan untuk perekaman data E-KTP, harus kembali dua atau tiga pekan kemudian, karena pemohon membeludak. Kapasitas perekaman di kantor kecamatan itu hanya 150 orang per hari dengan dua alat unit rekam.
Source: Suara Pembaruan September 23, 2016 01:41 UTC