Menurut Medi, kebutuhan blangko e-KTP terus bertambah. Kondisi tersebut membuat antrean pencetakan terus bertambah. ’’Sekitar 8.500 yang belum mendapatkan e-KTP,’’ ucap Sekretaris Dispendukcapil Reddy Kusuma. Menurut Reddy, antrean pencetakan di kecamatan terus menumpuk. Lantas, apa solusi pemkab dalam mengatasi antrean e-KTP?
Source: Jawa Pos July 06, 2019 12:56 UTC