JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan, permainan tradisional bisa menjadi pengganti gawai untuk anak. "Dolanan bersama, permainan tradisional, ya mendongeng, ya menggambar, ya aktivitas yang tidak sekadar pada gadget (gawai)," kata pria yang akrab disapa Kak Seto itu kepada Kompas.com, Senin (30/3/2026). Saat itu, beberapa kepala daerah juga ikut mengandopsi acara bermain bersama dengan permainan tradisional, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Barat. Selain untuk anak, kegiatan permainan tradisional juga bisa mengajak orangtua secara langsung, seperti mendongeng dan melakukan permainan tradisional kembali dan beraktivitas yang tidak kalah seru dengan bermain gawai. Nah intinya itulah bagaimana caranya melibatkan peran orang tua di dalam mendukung PP Tunas tadi," imbuhnya.
Source: Kompas April 01, 2026 10:34 UTC