JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid mengingatkan bahwa ada risiko di balik bergabungnya Indonesia ke Dewan Perdamaian dan rencana mengirim pasukan TNI ke Gaza. Dia mengatakan, pengiriman pasukan TNI ke Gaza akan berisiko menempatkan Indonesia dalam pelanggaran hukum humaniter internasional yang dilakukan Israel. Sebaliknya, Israel yang melakukan agresi di Gaza justru tergabung di organisasi bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut. Baca juga: 4 Fakta Rencana Indonesia Kirim Tentara ke Gaza, Benarkah untuk Lucuti Senjata Hamas? TNI dikirim ke GazaDiberitakan sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, Indonesia berencana mengirim sekitar 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza.
Source: Kompas February 14, 2026 14:26 UTC