© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO fotoTEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat sedang menyelidiki produsen peralatan telekomunikasi China Huawei, karena diduga memasang alat penangkap informasi dari pangkalan militer dan silo rudal pada menara seluler mereka di AS. Pihak berwenang khawatir Huawei dapat memperoleh data sensitif tentang latihan militer dan status kesiapan pangkalan dan personel melalui peralatan, kata seorang sumber, yang meminta anonimitas karena penyelidikan bersifat rahasia dan melibatkan keamanan nasional. Huawei sejak lama dituduh pemerintah AS bahwa mereka dapat memata-matai pelanggan AS, meskipun pihak berwenang di Washington telah membuat sedikit bukti kepada publik. "Jika Anda dapat menempelkan penerima di menara (ponsel), Anda dapat mengumpulkan sinyal dan itu berarti Anda bisa mendapatkan data intelijen. Brendan Carr, salah satu dari lima komisioner FCC, mengatakan bahwa menara ponsel di sekitar Pangkalan Angkatan Udara Malmstrom Montana yang mengawasi bidang rudal di Amerika Serikat, menggunakan teknologi Huawei.
Source: Koran Tempo July 22, 2022 08:27 UTC