© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO fotoTEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen akhirnya memperpanjang batas waktu penetapan gagal bayar utang (default) pemerintah dari 1 Juni menjadi 5 Juni 2023. Pada saat itu, defisit itu mencapai US$ 3,57 triliun, yang kemudian berdampak gagal bayar dan akan mengguncang perekonomian seluruh dunia. Gagal bayar menggunakan konsep Anglo-Saxon yang digunakan untuk merujuk pada situasi di mana perusahaan berhenti membayar hutang dan dinyatakan gagal bayar oleh lembaga pemeringkat, yang kemudian menjadi pemicu terjadinya kebangkrutan. Mengutip dari corporatefinanceinstitute.com, perjanjian ini mencangkup apa saja yang dianggap gagal bayar utang dan hak-hak apa yang dimiliki kreditur untuk memperbaiki gagal bayar tersebut. Selanjutnya, sebuah negara yang melakukan gagal bayar tidak dapat digugat di pengadilan di negara tersebut, sehingga gagal bayar itu tidak memiliki sanksi hukum.
Source: Koran Tempo May 29, 2023 09:50 UTC