Sabat merupakan hari yang disakralkan umat YahudiREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Hari Sabat dikenal sebagai hari suci bagi umat Yahudi. Sebelum Allah SWT menetapkan hari Jumat sebagai hari suci umat Islam, Sabat menjadi hari suci dan tertuang di dalam Alquran Surah Al-Araf ayat 163-166. Menurut Genesis dalam Kitab Perjanjian Lama, pada hari Sabat Tuhan telah rampung menciptakan alam raya dan seisinya, kemudian ''istirahat total'' (sesuai arti nama Sabat dalam bahasa Ibrani). Penganut agama Yahudi, dengan kepercayaan ini, sampai sekarang menggunakan hari Sabat untuk berhenti melakukan kegiatan, bahkan di kalangan kaum fundamentalisnya sampai-sampai tidak menghidupkan televisi di hari Sabat. وَرَفَعْنَا فَوْقَهُمُ الطُّورَ بِمِيثَاقِهِمْ وَقُلْنَا لَهُمُ ادْخُلُوا الْبَابَ سُجَّدًا وَقُلْنَا لَهُمْ لَا تَعْدُوا فِي السَّبْتِ وَأَخَذْنَا مِنْهُمْ مِيثَاقًا غَلِيظًا “Dan telah Kami angkat ke atas mereka bukit Thursina untuk perjanjian mereka.
Source: Republika December 14, 2020 11:48 UTC