REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengakui, masih banyak komplain publik terkait pelaksanaan progam Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya, termasuk di dalamnya kasus dugaan keracunan. Luthfi kemudian menyinggung soal kasus dugaan keracunan MBG yang baru-baru ini terjadi di SMAN 2 Kudus. Menurutnya, hal semacam itu tidak akan terulang jika tahapan clean and clear dari personel atau pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MBG betul-betul ditata. Jumlah siswa di Provinsi Jateng yang diduga mengalami keracunan MBG sepanjang Januari 2026 mencapai 1.000-an siswa. "Seribu orang ada kayaknya," ungkap Sekretaris Tim Satgas Percepatan MBG Provinsi Jateng, Hanung Triyono, ketika ditanya perihal berapa jumlah siswa di Jateng yang diduga mengalami keracunan MBG sepanjang Januari 2026, Kamis (5/2/2026).
Source: Republika February 10, 2026 06:33 UTC